Dunia Kerja

8 Kesalahan Fresh Graduate Saat Wawancara Kerja

8 Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja Pertama

8 Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja Pertama

8 Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja Pertama

Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja PertamaNunggu panggilan kerja lama banget, panggilan kerja berapa lama ya? mungkin hal tersebutlah yang selalu terlintas dalam pikiran anda ketika menunggu panggilan wawancara kerja pertama anda. Apalagi bila anda seorang Fresh Graduate, maka hal tersebut sangatlah wajar. Apabila anda memang sudah tidak sabar menunggu panggilan, ada baiknya anda belajar tentang cara melamar di jobstreet agar dipanggil karena lewat situs pencari kerja online, peluang anda mendapatkan panggilan kerja juga semakin terbuka lebar. Fresh graduates mungkin saja mempunyai potensi yang cukup tinggi untuk mendapatkan lowongan kerja, namun sayangnya banyak dari mereka yang tidak tahu langkah dan cara mengkomunikasikan potensi itu. Hal semacam ini pasti dapat cukup menyusahkan lantaran akan membuat freshgraduate sulit dinilai untuk menjadi kandidat yang betul-betul bagus dan dapat diangkat menjadi karyawan.

Karenanya, ada baiknya anda memerhatikan serta berlatih untuk menghadapi wawancara kerja. Banyak fresh graduate menyebutkan bahwa sangat susah untuk memperoleh kerja karena senantiasa gagal meraih keberhasilan di step wawancara. Perlu diketahui, memang kenyataanya beberapa fresh graduate masih kerap melakukan kekeliruan yang malah mengacaukan sistem wawancara. Memang saat melakukan suatu hal untuk pertama kali, sangatlah lumrah apabila terjadi kekeliruan. Termasuk ketika pertama kali hadapi wawancara kerja, ada kemungkinan anda bakal lakukan beberapa kekeliruan kecil mungkin karena minimnya persiapan ataupun hal lainnya. Walau baru awal atau pertama kali, anda haruslah berupaya untuk hindari beberapa kekeliruan yang mungkin saja berlangsung. Pada kesempatan kali ini Dunia kerja akan mengulas tentang 8 Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja Pertama, semoga dapat memberikan anda referensi yang bermanfaat untuk menghadapi wawancara kerja anda di kesempatan yang selanjutnya.

8 Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja Pertama

1. Tidak Datang Tepat Waktu

Anda ada wawancara kerja hari ini? sangat wajib bagi anda untuk hadir tepat waktu bahkan jika memungkinkan datanglah sebelum jam wawancara dimulai. Tujuannya adalah agar anda terbiasa berada dikantor tempat anda melakukan wawancara nanti, dan membuat fisik serta mental anda siap untuk pertempuran yang sudah didepan mata. Ketika anda telat, mental dan fisik anda dapat dipastikan tidak akan berada pada kondisi dan fresh dan siap untuk menghadapi wawancara kerja. Apalagi bagi anda yang berstatus fresh graduate dan baru pertama kali melakukan wawancara kerja tentulah akan banyak fikiran yang muncul pada diri anda tentang wawancara kerja yang akan anda hadapi. Untuk itu usahakan datang sebelum wawancara kerja dimulai.

2. Tidak Percaya Diri

Ketika anda datang sebelum waktu wawancara kerja, anda akan bertemu pesaing lain di ruang tunggu. Cobalah untuk mengajak mereka bicara untuk mengenal satu sama lain karena mungkin saja nanti anda akan bekerja bersama. Nah ketika anda mulai mengajak bicara dan saling bertanya, pertanyaan yang umum ditanyakan biasanya adalah “sebelumnya sudah bekerja dimana?” anda yang masih freshgraduate tentu saja belum memiliki pengalaman kerja, dan jangan sampai anda down ketika lawan bicara anda menceritakan pengalaman kerja sebelumnya yang begitu superior kepada anda. Ketika anda down saat itu, wawancara kerja anda nanti tidak akan berjalan dengan lancar karena anda sudah merasa kalah dengan pesaing anda tadi. Yang perlu anda tanamkan pada diri anda adalah kepercayaan diri, meskipun pesaing anda memiliki pengalaman yang amat banyak statusnya tetaplah sama dengan anda yaitu jobseeker yang sedang melakukan wawancara kerja, jadi tidak ada status mana yang lebih tinggi karena HRD sama-sama memanggil anda dan pesaing anda.

3. Grogi

Biasanya ketika menunggu gilirang panggilan interview, akan muncul pikiran-pikiran negatif yang bahkan tidak pernah anda bayangkan sebelumnya seperti daftar blacklist pelamar kerjapertanyaan apa yang akan di tanyakan dan mungkin pikiran yang lebih buruk lagi dari itu. Anda harus menghindari pikiran negatif tersebut karena hanya akan berdampak buruk untuk kedepannya. Setelah anda mendapat giliran untuk masuk ke dalam ruang wawancara dan bertemu dengan HRD, janganlah merasa grogi. Karena meskipun sangatlah lumrah apabila anda merasa grogi karena baru pertama kali melakukan wawancara kerja namun anda harus dapat meminimalkan rasa grogi anda. Untuk meminimalisisr rasa grogi, anda dapat berlatih dengan teman atau orang tua anda dengan memperkenalkan diri dan potensi anda. Ketika anda merasa grogi, anda tidak akan mampu tampil secara maksimal didepan HRD, jangan takut salah bicara karena saat anda takut malah akan membuat anda terlihat seperti orang yang kurang persiapan dan dapat dipastikan wawancara kerja anda hari itu akan kacau.

4. Minimnya Persiapan

Tidak dapat dipungkiri bahwa minimnya persiapan akan memberikan dampak yang sangat fatal dalam wawancara kerja pertama anda sebagai fresh graduate. Ketika anda tidak memiliki persiapan yang matang, konsep anda juga bisa dipastikan tidak matang. Untuk itu sangatlah penting bagi anda untuk memiliki persiapan yang matang sebelum melakukan wawancara kerja. Satu hal kecil yang harus anda siapkan adalah bagaimana mengatur urutan lampiran lamaran kerja yang benarPersiapan yang tidak kalah penting adalah bagaimana ketika berhadapan langsung dengan HRD. Anda dapat bertanya kepada teman ataupun seseorang yang pernah mengikuti wawancara kerja sebelumnya agar anda tahu bagaimana situasi yang akan anda hadapi nanti didalam ruang wawancara. Karena perlu anda ketahui bahwa wawancara kerja biasanya tidak dilakukan secara bersamaan melainkan secara individu, jadi anda akan menghadapi HRD secara head to head dalam ruang wawancara.

5. Salah dalam Memperkenalkan Diri

Ketika anda melakukan wawancara kerja, sebagian HRD mungkin tidak mengajukan pertanyaan kepada anda melainkan memberikan perintah kepada anda untuk memperkenalkan diri. Mungkin untuk pertama kalinya anda akan merasa bingung dan tidak tahu bahkan malah melakukan kesalahan ketika memperkenalkan diri. Kenyataannya, hal tersebut malah merupakan keuntungan bagi anda ketika tidak diberi pertanyaan oleh HRD. Jangan hanya memperkenalkan nama anda beserta keluarga dan latar belakang pendidikan anda. Cobalah sisipkan pengalaman dan keseharian anda ketika dalam mengampu ilmu perkuliahan serta keseharian ketika di rumah. Anda harus dapat mengambil keuntungan dengan menarik simpati HRD agar mantap memilih anda sebagai kandidat yang pantas untuk mengisis posisi yang kososng dalam perusahaan.

6. Tidak Memiliki Alasan yang Kuat

Meskipun alasan anda memilih pekerjaan adalah karena ingin mendapatkan penghasilan sendiri, namun ketika anda ditanyai oleh HRD mengenai alasan anda memilih perusahaan dan posisi yang anda lamar jangan sampai menyebutkan karena ingin mendapatkan penghasilan sendiri ataupun mencari pengalaman kerja karena ketika anda menjawab dengan jawaban tersebut, dapat dipastikan anda tidak akan lolos ke tahap berikutnya. Cobalah untuk menjawab bahwa perusahaan dan posisi yang kosong dalam perusahaan tersebut sangatlah cocok dengan apa yang ada dalam diri anda, untuk itu anda juga harus mengerti latar belakang perusahaan dan posisi yang anda lamar agar HRD dapat menilai anda adalah freshgraduate yang sudah siap terjun dalam dunia kerja.

7. Tidak Sinkronnya CV dan Presentasi

Anda mungkin saja dapat menuliskan CV atau Daftar Riwayat Hidup yang menarik dan superior sehingga membuat anda mendapatkan kesempatan wawancara kerja. Namun ketika melakukan wawancara kerja belum tentu anda dapat tampil sebagus CV atau Daftar Riwayat Hidup anda. Banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya mungkin karena anda kurang mempelajadi CV anda sehingga anda tidak mengerti apa yang harus anda presentasikan. Cobalah untuk mempelajari CV anda sebelum berangkat wawancara kerja, agar tidak terjadi kesalahan saat menjelaskan diri anda di depan HRD.

Baca Juga:

8. Kurangnya Kualifikasi Diri

Perlu anda ketahui bahwa HRD memilih kandidat untuk wawancara kerja bukan hanya dari nilai akedemis pelamar saja, namun juga dari kualifikasi yang dimiliki oleh pelamar kerja. Kualifikasi diri yang banyak dilirik adalah keaktifan anda saat ada di bangku perkuliahan, yaitu aktif dalam organisasi ataupun kegiatan sosial lainnya. Untuk itu sangat penting bagi anda ketika masih berkuliah harus aktif dalam keorganisasian. Untuk anda yang sudah terlanjur lulus dan termasuk mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang), anda harus melakukan sedikit improvisasi dalam menulis CV yaitu dengan menuliskan aktif dibeberapa organisasi kampus, jangan khawatir karena HRD tidak akan mau repot untuk melakukan kunjungan ke kampus anda dan memastikan anda benar-benar aktif dalam organisasi. Anda cukup mempelajari organisasi yang anda tuliskan dalam CV anda agar ketika wawancara kerja, anda terlihat meyakinkan.

Demikian ulasan tentang  8 Kesalahan Terbesar Fresh Graduate Saat Melakukan Wawancara Kerja Pertama, semoga dapat memeberikan referensi dan manfaat bagi anda fresh graduate yang akan melakukan wawancara kerja pertama anda. Semoga wawancara kerja yang akan anda jalani adalah jalan anda dalam mendapatkan pekerjaan dan kesuksesan. Terimakasih telah mengunjungi Duniakerja.xyz, semoga bermanfaat.

8 Kesalahan Fresh Graduate Saat Wawancara Kerja | Setiawanaldilla | 4.5