Dunia Kerja

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya – Dalam Dunia Kerja, banyak sekali hal yang menunjang agar seseorang bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya. Selain skil dan pengalan ada pula link atau kenalan yang pastinya akan mempermudah anda dalam mendapatkan pekerjaan, karena dibanding dua penunjang tadi, link lah atau orang dalam yang memiliki pegaruh kuat seseorang dalam mendapatkan pekerjaan. Namun sudah tahukah anda bahwa selain link, ada lagi penunjang yang sangat ampuh untuk anda dalam mendapatkan pekerjaan. Apakah penunjang itu? Adalah sebuah sertifikat yang anda miliki, bukan hanya sertifikat presatasi namun juga sertifikasi kemampuan anda. Nah kira kira sertifikat kemampuan apa yang bisa mendukung anda untuk mendapatkan pekerjaan? Pada kesempatan kali ini, Dunia Kerja akan mengulas tentang sertifikat kemampuan yang dapat membantu anda mendapatkan pekerjaan yaitu tentang Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau yang sering disebut sertifikat K3.

Banyak yang berbicara tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau sering disebut dengan K3. Namun tidak sedikit juga yang belum tahu tentang pengertian beserta Fungsi Sertifikat K3 Umum itu sendiri. Biasanya seseorang mengartikan K3 sebagai sertifikat keselamatan kerja, sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah suatu kondisi dimana dalam bekerja seseorang harus tetap savety/aman baik bagi diri sendiri, kelompok, lingkungan, masyarakat maupun pekerjaan yang sedang dijalankan.

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya

  • Di Indonesia sendiri Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diatu dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta Peraturan Pemerintah (PP) dan Keputusan Presiden terkait penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Nah kesemua peraturan itu diperuntukkan bagi seluruh pekerja baik di sektor darat, air maupun udara. Jadi pada dasarnya setiap pekerja di Indonesia wajib dan berhak atas jaminan keselamatan serta kesehatan dalam bekerja. Hal ini untuk mengantisipasi kecelakaan kerja yang mungkin saja terjadi diantaranya:
Elektronik (manufaktur) ·         Teriris, terpotong
·         Terlindas, tertabrak
·         Berkontak dengan bahan kimia atau bahan berbahaya lainnya
·         Kebocoran gas
·         Menurunnya daya pendengaran, daya penglihatan
Produksi metal (manufaktur) ·         Terjepit, terlindas
·         Tertusuk, terpotong, tergores
·         Jatuh terpeleset
·         Terjadinya kontak antara kulit dengan cairan metal, cairan non-metal
Petrokimia (minyak dan produksi batu bara, produksi karet, produksi karet, produksi plastik) ·         Terjepit, terlindas
·         Teriris, terpotong, tergores
·         Jatuh terpeleset
·         Tertabrak
·         Terkena benturan keras
·         Terhirup atau terjadinya kontak antara kulit dengan hidrokarbon dan abu, gas, uap steam, asap dan embun yang beracun
Konstruksi ·         Kemungkinan jatuh dari ketinggian
·         Kejatuhan barang dari atas
·         Terinjak
·         Terkena barang yang runtuh, roboh
·         Berkontak dengan suhu panas, suhu dingin, lingkungan yang beradiasi pengion dan non pengion, bising
·         Terjatuh, terguling
·         Terjepit, terlindas
·         Tertabrak
·         Terkena benturan keras

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga berhubungan dan berkaitan dengan JAMSOSTEK karena K3 sendiri merupakan bagian dari JAMSOSTEK. Perlu anda ketahui bahwa K3 sendiri memiliki sertifikat dan tentu saja ada Cara mendapatkan sertifikat K3 umum dan pastinya tidak mudah. Ada pelatihan k3 umum gratis maupun yang berbayar tergantung jalur mana yang anda dapatkan. Pelatihan K3 juga bervariasi tingkat kesulitannya apalagi untuk K3 Migas Cepu yang sudah terkenal tingkat kesulitannya.

Tujuan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah untuk :

  • Agar peserta mampu serta dapat melaksanakan pembinaan operasional K3 di perusahaan maupun instansi terkait tempat peserta bekerja.
  • Agar peserta mendapatkan dan memiliki sertifikat sebagai Ahli K3 level muda/ umum di perusahaan yang bersangkutan.

Meskipun namanya adalah pelatihan, sebelum anda masuk ke tahap pelatihan K3 ada beberapa tes yang harus anda lewati salah satu diantaranya juga psikotes anda harus tahu bagaimana Tips Lolos Psikotes Terbaru apabila ingin dapat lolos pelatihan dan mendapatkan sertifikat K3 yang nantinya berguna untuk anda.

Banyak orang yang bertanya sebaiknya mengambil pelatihan k3 umum gratis ataukah yang berbayar? Pada dasarnya sama saja karena saat ini ada 2 instansi lembaga pemerintah yang mengeluarkan sertifikasi k3. Yaitu Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KEMENAKERTRANS) dan melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Nah biasanya pelatihan k3 umum sertifikasi depnakertrans yang berbayar sedangkan pelatihan dari BNSP merupakan pelatihan yang gratis. Namun anda juga harus waspada dengan adanya penipuan dibidang pekerjaan apabila tidak ingin dirugikan. Berikut admin juga menyediakan informasi tentang Tips Terhindar Dari Penipuan Kerja agar anda tidak tertipu untuk mendapatkan sertifikat K3 serta dalam mencari pekerjaan nantinya.

Keuntungan ketika anda memiliki sertifikasi K3 adalah dibidang finansial. Perlu anda ketahui ketika seseorang memiliki sertifikat K3 maka  gaji ahli k3 umum sudah tidak bisa diremehkan. Bagaimana tidak, standar gaji ahli k3 umum terbaru saja minimal bisa mendapatkan sekitar 4-6 juta perbulan bandingkan saja dengan Gaji seorang teller bank. Meskipun Tugas dan Tanggung Jawab Teller Bank lebih rumit, namun gaji yang didapatkan masih jauh apabila dibandingkan dengan gaji seorang ahli K3 dalam perusahaan. Tentu banyak orang yang berminat mengikuti pelatihan k3 umum sertifikasi depnakertrans maupun BNSP. Bisa kita lihat, banyak perusahaan membutuhkan pekerja yang memiliki sertifikat K3 atau HSE baik itu safety office, HSE manager ataupun posisi lain yang menyertakan sertifikat K3 tentu saja seseorang yang memiliki sertifikat K3/Hse sangat dibutuhkan dalam perusahaan. Gaji hse fresh graduate juga bisa langsung mengalahkan gaji seorang senior dalam perusahaan yang tidak memiliki sertifikat K3.

Nah Tugas dan Kewajiban Seorang Ahli K3 umum dalam perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Menerangkan dan menjelaskan tugas serta wewenang dan tanggung jawab ahli K3
  • Memberitahukan apa yang menjadi hak-hak pekerja dibidang K3
  • Menjelaskan pada pihak perusahaan terkait mengenai upaya K3 sangat bermanfaat bagi pemilik. Karena bisa memperkecil biaya pengeluaran perusahaan apabila nanti terjadi hal hal yang tidak diinginkan menimpa pekerjanya sehingga terjadi cacat, terluka bahkan meninggal dunia ataupun terjadi rusaknya aset perusahaan.
  • Menjelaskan dan mengaplikasikan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Menganalisa kasus kecelakaan yang terjadi dalam sebuah perusahaan.
  • Mengidentifikasi obyek yang menjadi pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3.
  • Menjelaskan persyaratan serta pemenuhan hal mengenai peraturan Undang-undang di tempat kerja.
  • Melakukan audit dan ruang lingkup untuk mengukur target pencapaian yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Demikian Ulasan tentang Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya, semoga ulasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda tentang Dunia Kerja. Silahkan anda cari lagi ulasan tentang sertifikat K3 apabila anda rasa ulasan ini kurang lengkap. Karena memang tiada manusia yang sempurna begitupun admin selaku penulis, karena kesempurnaan sepenuhnya hanya milik Allah SWT, akhir kata admin ucapkan terimakasih telah mengunjungi Duniakerja.xyz, semoga bermanfaat.

 

Manfaat Sertifikat K3 dan Pengertiannya | Setiawanaldilla | 4.5