Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Dunia Kerja

Tugas dan Tanggung Jawab HRD dalam Perusahaan

Tugas dan Tanggung Jawab HRD Personalia

Tugas dan Tanggung Jawab HRD Personalia

Tugas dan Tanggung Jawab HRD dalam Perusahaan

Tugas dan Tanggung Jawab HRD Personalia – Human Resource Development atau yang lebih tenar dengan sebutan HRD merupakan sebuah posisi yang banyak diminati oleh seseorang. Banyak anggapan jika tugas HRD sangatlah menyenangkan dan istimewa karena memiliki wewenang untuk memberikan teguran atau sanksi kepada karyawan. Namun pertanyaannya adalah dengan wewenang seperti itu apakah benar bahwa tugas HRD itu mudah? Kita akan segera mengetahuinya.

Sebelumnya mari kita pahami terlebih dahulu perbedaan HRD/SDM dengan personalia, karena kebanyakan kedua tugas ini sering disama artikan padahal sebenarnya kedua bagian tugas ini merupakan satu kesatuan yang berbeda. Perbedaan HRD dan personalia terletak pada lingkup kerjanya. Tugas personalia dalam perusahaan lebih berfokus pada area administrasi seperti pengurusan absensi atau daftar hadir, penyiapan kontrak kerja baru, sosialisai dan koordinasi antar karyawan untuk selanjutnya diupdate melalui laporan tertulis maupun lisan kepada pihak HRD. Pada Intinya tugas dan tanggung jawab personalia dalam perusahaan adalah untuk mendukung pekerjaan HRD atau SDM. Karena tugasnya yang memang hampir sama tersebut, saat ini banyak pihak perusahaan yang menjadikan job description hrd officer dan jobdesk personalia sebagai satu tubuh dan disebut sebagai HRD Personalia bukan lagi staff HRD atau SDM saja, hal tersebutlah yang membuat perbedaan HRD dan personalia tidak diketahui banyak orang dan membuat tugas dan tanggung jawab hrd personalia sekilas nampak sama.

Tugas HRD sebenarnya memang simple dan tidak begitu rumit, akan tetapi dibutuhkan beberapa keterampilan dan pengalaman khusus untuk dapat menempati posisi ini. Oleh karena itulah syarat menjadi HRD salah satunya adalah memiliki gelar lulusan tertentu yang memiliki basic untuk menjadi HRD. Jurusan untuk menjadi HRD biasanya adalah jurusan kuliah dari keilmuan psikologi atau hukum karena kedua jurusan tersebut sangat relevan untuk menjalankan tugas dan fungsi seorang HRD dalam perusahaan. Nah untuk mengetahui Tugas dan Tanggung Jawab HRD dalam Perusahaan secara rinci, mari kita simak ulasan dibawah ini.

 Tugas dan Wewenang Manajer Sumber Daya Manusia

1 Rekrutmen dan Seleksi Karyawan

Melakukan proses rekrutmen dan seleksi karyawan baru merupakan salah satu wewenang HRD yang sudah banyak diketahui banyak orang. Ketika kamu melakukan wawancara kerja ataupun tes tertulis maka seseorang pertama yang kamu temui dari pihak perusahaan adalah HRD. HRD ini memiliki tugas untuk mencari tahu seberapa layak diri kamu bergabung dengan perusahaan dengan menggunakan beberapa metode seleksi psikis, akademis maupun non akademis, oleh karena itu seorang HRD harus menguasai ilmu psikologi untuk dapat menilai kandidatnya.

2 Membuat Kebijakan dalam Perusahaan

Kebijakan dalam sebuah perusahaan tentu berbeda antara perusahaan satu dengan yang lainnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh jenis perusahaan yang membuatnya tidak boleh sama dengan yang lain, tugas HRD salah satunya adalah membuat kebijakan yang ideal bagi perusahaan. Kebijakan atau peraturan perusahaan tersebut harus dibuat berdasarkan kepentingan direksi maupun karyawan, oleh karena itulah sangat mungkin terjadi jika sebuah kebijakan dalam perusahaan akan berubah ubah. Perubahan ini mungkin saja tidak dapat menyenangkan semua kalangan yang ada dalam lingkup perusahaan, oleh karena itu untuk membuat karyawan dapat beradaptasi tugas HRD staff selain membuat dan merubah kebijakan perusahaan juga harus mampu berperan membuat karyawan dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan baru yang dibuatnya.

3 Hubungan dengan Karyawan

HRD harus dapat merangkul setiap karyawan yang bekerja bersamanya, hal ini bertujuan agar setiap karyawan mendapatkan kenyamanan bekerja sehingga dapat memberikan hasil terbaik pula untuk perusahaan. Struktur organisasi hrd yang tepat berada ditengah antara karyawan dan direksi membuat seorang HRD harus selalu dapat menghubungkan karyawan dan pihak direksi perusahaan. Misalnya saja jika ada karyawan ingin mengundurkan diri, HRD tidak boleh langsung menyetujuinya melainkan menanyakan alasan secara jelas kepada karyawan yang bersangkutan mengapa ingin mengundurkan diri dari perusahaan. Hal ini bertujuan agar kedepannya HRD bisa mengantisipasi hal yang membuat karyawan merasa tidak betah ketika bekerja entah itu alasan dijahati teman kerja atau alasan gaji yang tak kunjung naik agar HRD juga bisa melakukan perbaikan untuk kebaikan perusahaan kedepan.

Baca Juga :

Cara Resign dari Perusahaan dengan Alasan yang Logis

Cara ini Terbukti Ampuh untuk Meminta Kenaikan Gaji

4 Pendisiplinan

Syarat menjadi HRD adalah disiplin, karena ketika bekerja nanti HRD pasti wajib mendisiplinkan karyawan oleh karena itu HRD juga harus disiplin. Memberikan teguran dan sanksi pada karyawan perusahaan pasti akan sering dilakukan HRD apalagi ketika HRD tersebut bekerja pada perusahaan dengan skala karyawan yang banyak tentu wewenang manajer personalia untuk mendisiplinkan karyawan akan menjadi sebuah rutinitas. Perlu kamu ketahui bahwa selain mendisiplinkan karyawan tugas HRD juga memberikan pelatihan bagi karyawan yang dirasa kinerjanya menurun. Memberikan pelatihan dan pengembangan skill kepada karyawan ini biasanya dibutuhkan pengalaman menjadi HRD yang sudah bertahun tahun karena tidak akan mudah melatih seseorang jika kita sendiri belum memiliki pengalaman.

5 Penilaian Kinerja Karyawan

HRD juga wajib menilai kinerja karyawan yang bekerja pada perusahaan, HRD tidak boleh membiarkan karyawan malas malasan ketika bekerja karena akan berdampak buruk pada perusahaan. Pada poin inilah tugas dan fungsi HRD difokuskan pada SDM adalah bertujuan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill sumber daya manusia yang bekerja pada perusahaan. Jika seorang HRD sudah memberikan pelatihan dan melakukan pengembangan skill pada karyawan namun tetap tidak memberikan efek peningkatan kinerja pada karyawan yang bersangkutan maka HRD harus segera mengambil tindakan sesuai dengan kebijakan yang berlaku seperti pemotongan gaji atau memberikan SP kepada karyawan yang bersangkutan.

6 Kompensasi

Tugas kompensasi yang ditanggung HRD adalah merupakan tugas yang mencakup hal keuangan dan kinerja. Dalam hal ini HRD harus mempertimbangkan berapa nominal gaji untuk karyawan baru, gaji untuk karyawan lama dengan kinerja yang bagus dan juga tugas karyawan lama dengan kinerja yang pas pasan atau bahkan minim dalam perusahaan. Selain itu gaji HRD (dirinya sendiri) juga bisa langsung dia usulkan. Jika pengusulan kompensasi ini tanpa memperhitungkan kinerja dan loyalitas karyawan tentu tidak akan berjalan baik, oleh karena itu seorang HRD haruslah bersikap objektif terhadap setiap kinerja karyawan tanpa membedakan atas dasar apapun.

Demikian ulasan tentang Tugas Manajer SDM yang telah selesai Dunia Kerja ulas untuk kalian, ulasan diatas dikumpulkan dari berbagai sumber seperti pengertian HRD menurut pada ahli maupun tugas HRD menurut nara sumber langsung. Setiap pekerjaan tentu memiliki tantangan tersendiri dan tentunya berbeda beda dengan jabatan lain pada perusahaan, tidak ada bagian dalam perusahaan yang lebih mudah antara satu dan yang lain. Nah untuk kamu yang bercita cita menjadi seorang HRD, semoga ulasan diatas bermanfaat untuk kamu jadikan tambahan ilmu dan wawasan mengenai Tugas dan Tanggung Jawab HRD Personalia, terima kasih telah mengunjungi Dunia Kerja.

Tugas dan Tanggung Jawab HRD dalam Perusahaan | Setiawanaldilla | 4.5