Dunia Kerja

Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain dalam Perusahaan

Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain

Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain

Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain dalam Perusahaan

Job Desk Supply Chain StaffMungkin bagi beberapa orang tugas dalam perusahaan sebagai Supply Chain ini tidak begitu dikenal luas seperti halnya manajer, supervisor ataupun HRD karena memang tidak sembarang orang bisa masuk menjadi supply chain disebuah perusahaan apalagi untuk dapat mengemban tugas supply chain management officer.

Secara singkat supply chain adalah bagian dalam perusahaan manufaktur dimana bagian ini memiliki perhatian utama dalam manajemen produksi, pabrikasi serta pengendalian persediaan barang perusahaan. Jika melihat pengertian tersebut tentu dapat kita simpulkan bahwa pastinya memang tidak semua orang dapat mengambil bagian sebagai supply chain disebuah perusahaan. Lalu siapa orang yang bisa mengambil bagian sebagai supply chain ini dalam sebuah perusahaan?

Paling tidak jika seseorang ingin masuk dalam bagian supply chain perusahaan, dia harus memiliki syarat wajib yang harus dipenuhi yaitu memiliki background seorang lulusan dari teknik industri. Nah jika kebetulan jurusan kuliah kamu adalah teknik industri maka supply chain merupakan salah satu pekerjaan yang sangat cocok untuk kamu, karena ilmu yang kamu dapatkan ketika dibangku kuliah nantinya akan benar benar berguna dan terpakai.

Selain jurusan teknik industri, jurusan lain yang available untuk dapat digunakan bekerja sebagai supply chain adalah jurusan yang se basic dengan teknik industri seperti teknik sipil ataupun teknik elektro. Namun dari ketika jurusan teknik tersebut tentunya teknik industri lah yang paling cocok untuk menjalankan fungsi supply chain management.

Sebenarnya semua jurusan bisa saja diterima oleh perusahaan untuk masuk dan tergabung menjadi staff supply chain namun jika tidak dari ketiga jurusan teknik tadi tentunya tidak asal masuk. Biasanya untuk selain jurusan teknik, perusahaan menyediakan jalur yang disebut sebagai management trainee, jalur ini tidak beda jauh dengan program ODP bank yang beberapa waktu lalu pernah Dunia Kerja ulas jadi dari jurusan apapun bisa masuk namun nanti masih ada pelatihan terlebih dahulu sebelum terjun langsung ke lapangan.

Nah pada kesempatan kali ini Dunia Kerja akan mengulas tentang Tugas dan Tanggung Jawab serta Fungsi Supply Chain dalam sebuah perusahaan. Sebuah bagian yang sangat menentukan kelancaran target jualan perusahaan ini banyak diminati para pencari kerja, karena selain status karyawan yang dapat dibilang exclusive gaji supply chain juga cukup besar dibanding bagian lainnya dalam perusahaan. Lalu apa saja sih job desk supply chain ini dalam perusahaan? Yuk langsung simak saja ulasannya dibawah ini.

Tugas dan Konsep Supply Chain Management dalam Perusahaan

1 Memantau Proses Aliran Barang

Salah satu contoh supply chain yang pertama adalah mengawasi aliran barang dari hulu ke hilir seperti bahan baku yang dikirimkan dari vendor atau suppier ke perusahaan, proses produksi hingga pengiriman ke distributor, pengecer sampai ke konsumen. Pengawasan proses aliran barang ini menjadi salah satu jobdesk wajib yang tidak boleh dikesampingkan oleh seorang supply chain, bahkan bisa dikatakan bahwa memantau proses aliran barang ini menjadi tugas kunci dan tugas pokok supply chain.

2 Mengatur Pergerakan Material Mentah

Material mentah ini bisa dikatakan seperti bahan mentah yang akan diolah perusahaan atau akan masuk proses produksi untuk kemudian dijadikan barang jadi dan siap jual oleh perusahaan. Pergerakan material ini tidak boleh asal asalan karena mesin produksi perusahaan juga memiliki takaran sehingga untuk melakukan proses produksi ada ukuran sendiri dari kombinasi campuran bahan produksi.

Hal tersebut harus dapat dipahami secara menyeluruh oleh staff supply chain agar pengoptimalan produksi perusahaan juga bisa mencapai target produksi. Jika pengoptimalan target produksi perusahaan tercapai tentu juga akan berdapak baik terhadap karir staff supply chain sehingga bukan tidak mungkin seorang staff supply chain bisa naik jabatan dan menjadi manajer supply chain di perusahaannya.

3 Mengawasi Tim Supply Chain

Hal ini khusus menjadi tugas seorang manajer supply chain, karena setiap divisi staff pasti memiliki atasan dimana atasan tersebut memegang peran dan tanggung jawab atas tercapainya target perusahaan. Inilah letak perbedaan supply chain dan supply chain management dimana ketika staff supply chain berada dilevel yang lumayan tinggi tentu pekerjaannya tidak begitu melelahkan karena hanya tinggal melakukan pengawasan saja atas apa yang dikerjakan oleh staff supply chain yang menjadi bawahannya.

Tugas pengawasan yang mungkin dinilai lebih mudah dibanding melakukan kegiatan operasional langsung ini nyatanya tidak dapat dipegang sembarang orang. Hal ini dikarenakan yang berhak melakukan tugas pengawasan hanyalah staff supply chain dengan level manajer. Level manajer ini sendiri meskipun dari segi pekerjaan tidak terlalu berat, namun dari segi tanggung jawab tentu jabatan ini memiliki tanggung jawab yang besar dalam keberlangsungan pekerjaan setiap staff suplly chain yang menjadi bawahannya.

4 Menentukan Planing

Konsep supply chain management harus selalu berfokus dan memprioritaskan kualitas produk perusahaan. Hal ini mungkin mirip dengan tugas seorang Quality control, namun yang membedakan keduanya adalah bahwa seorang supply chain mengontrol kualitas barang sampai ke lapangan hingga ke distributor dan pengecer. Jadi setiap ditributor maupun pengecer haruslah memiliki prospek yang bagus sebelum melakukan order barang ke perusahaan tempat supply chain bekerja.

5 Melakukan Koordinasi

Sudah menjadi prioritas bahwa tujuan supply chain management adalah untuk mencapai target perusahaan. Hal ini tentu tidak akan tercapai jika tim yang harusnya bersinergi justru malah bekerja asal asalan tanpa koordinasi yang jelas. Komponen supply chain agar dapat meraih kesuksesan dalam bekerja adalah berkoordinasi secara keseluruhan karena mereka bekerja secara tim dalam perusahaan dan jika mereka bekerja asal asalan tentu dapat dipastikan bahwa target perusahaan akan sangat sulit mereka capai.

Demikian ulasan tentang Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain Manager yang telah selesai Dunia Kerja ulas untuk teman teman semua. Ada banyak sekali bagian dalam perusahaan yag memiliki tugas dan tanggung jawab yang hampir sama sehingga banyak orang mengira bahwa hal tersebut dipegang oleh 1 bagian atau divisi dalam perusahaan, padahal kenyataannya tidak seperti itu.

Beberapa tugas yang hampir mirip seperti tugas supply chain dan tugas bagian quality control ini tentu memiliki perbedaan masing masing dan memiliki indikasi yang berbeda beda jika ingin mencapai target perusahaan. Hal ini bertujuan agar tiap masing masing divisi dalam perusahaan mampu fokus dan bekerja secara maksimal terhadap apa yang menjadi SOPnya yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Setiap staff supply chain tentu harus paham benar apa yang menjadi tugas mereka sehingga merka bisa menargetkan baik daily, weekly maupun monthly untuk kinerja mereka agar selalu membaik dan dapat mensukseskan kegiatan jualan produk perusahaan. Sekian ulasan dari Dunia Kerja tentang tugas supply  chain yang pada dasarnya adalah memperioritaskan proses produksi perusahaan hingga pendistribusian ke penjual. Pengawasan ini harus benar benar dilakukan secara langsung agarmeminimalisir terjadinya kerugianperusahaan, terima kasih telah mengunjungi Dunia Kerja, sampai berjumpa pada kesempatan selanjutnya.

Tugas dan Tanggung Jawab Supply Chain dalam Perusahaan | Setiawanaldilla | 4.5